detakbogor.com - Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bogor hingga akhir semester I tahun 2013, sudah mencapai 2.500 unit.
Untuk tahun ini, ditargetkan sebanyak 5.000 rumah tidak layak huni di Kabupaten Bogor akan menjadi sasaran program Rehabilitasi Rutilahu.
"Untuk tahap pertama pembangunan yang dilakukan untuk Rutilahu ini sudah mencapai 2.500 rumah. Total rumah yang akan diperbaiki dengan program rutilahu 2013 sebanyak 5.000 rumah," jelas Kasie Sarana Prasarana pada Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, Kamis (11/7/2013).
Dia mengatakan untuk dana program rutilahu tahap pertama sudah dikucurkan. Total untuk rutilahu ini, Pemkab Bogor menganggarkan Rp18,750 miliar.
"Seluruh dana yang bersumber dari APBD sudah dikucurkan. Tinggal menunggu laporan kegiatan dari setiap desa yang mendapat jatah rutilahu. Hingga akhir Juni, laporan yang sudah masuk mencatat 2.500 rumah sudah direhab melalui program ini. Diharapkan hingga akhir tahun 2013, target 5.000 rumah akan tercapai," jelas Anwar.
Sementara, Kabid Perumahan dan Pemukiman pada Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) Kab Bogor, Dadang Iskandar kepada wartawan menjelaskan bahwa, Meski dari sisi jumlah rumah yang berhak mendapat jatah rehabilitasi program rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) turun, namun dari sisi nilai nominal yang dikucurkan mengalami kenaikan.
Untuk satu unit rumah yang direhab, pada 2013 ini, Pemkab mengalokasikan dana Rp7,5 juta per satu rumah.
"Kalau dari jumlah rumah yang direhab memang ada penurunan. Pada 2012 lalu, kita mengalokasikan dana rutilahu untuk 5.215 unit dengan nominal dana Rp6 juta per unit. Untuk 2013, hanya 5.000 unit namun nilai dananya menjadi Rp 7,5 juta per unit," jelas.
Disebutkan Dadang, setiap tahunnya nilai nominal untuk rutilahu ini memang selalu meningkat. Untuk 2010, sebanyak 2.000 unit rumah direhab dengan dana per unit Rp4 juta. Kemudian pada 2011 dikucurkan dana per unit Rp5 juta untuk 3.000 rutilahu.
"Pada 2012 naik menjadi Rp6 juta dan sekarang naik menjadi Rp7,5 juta per unit rutilahu. Untuk tahun ini dibagi menjadi dua tahap pembangunan dengan jumlah rutilahu sebanyak 5.000 unit rumah, yang tersebar di 158 desa pada 39 kecamatan," jelasnya.
Topics: Bogor
About Unknown
Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Politik
Pendidikan
Khazanah
Berita Lensa
Berita Populer
-
Yayasan Pendidikan Tansyitul Muta Alimin BOJONG GEDE - Yayasan pendidikan Tansyitul Muta'Alimin yang beralamat di jalan raya pintu air ...
-
detakbogor.com - Jajaran unit satuan narkoba Polres Bogor, mengamankan 300 botol minuman keras berbagai merek dari tempat karaoke Bazz yang ...
-
CIBINONG - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin Sentu...
-
detakbogor.com - Muspika dan Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan razia ke sejumlah warung remang-remang dan hotel di Desa Limusnunggal dan...
-
BOJONG GEDE - Menjelang masa kampanye Pilkades Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, sejumlah calon perang spanduk dan baliho ...
-
detakbogor.com - Sempat pakum beberapa saat setelah perhelatan Pemilukada Kabupaten Bogor. Pengurus PDIP Kabupaten Bogor saat ini mulai mema...








Tidak ada komentar: