detakbogor.com - Polda Jabar mendapat penghargaan sebagai institusi yang terbaik dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2013.
"Bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Alhamdulillah artinya kerja keras kita dapat tanggapan positif dari masyarakat," ujar Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Suhardi kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jln Soekarno-Hatta, Jumat (23/8/2013).
Dikatakan Suhardi, pengharagaan yang diberikan secara tidak langsung menunjukan keberhasilan jajaran Polda Jabar mengaplikasikan harapan-harapan masyarakat. Semua itu dituangkan dengan mengerahkan kekuatan pasukan pada Operasi Ketupat Lodaya 2013.
"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Mabes Polri yang atas perintah Kapolri Jenderal Timur Pradopo menerjunkan enam ribu lebih anggotanya untuk membantu kinerja Polda Jabar. Dengan adanya bantuan itu, pengamanan arus mudik dan balik menjadi lebih maksimal," kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu.
Lebih lanjut Suhardi mengatakan, sistam Pam Operasi Ketupat Lodaya yang dilakukan pada saat arus mudik dan balik Lebaran diharapkan akan dapat memberikan pengaruh besar. Ke depan, Pam itu diharapkan dapat menjadi model bagi polisi untuk mengentaskan masalah kemacetan dan kecelakaan dengan sebaik-baiknya.
"Ya ini akan jadi model. Kalau cara-cara ini bisa kita tingkatkan, mungkin bisa menekan masalah kemacetan dan kecelakaan di masa mendatang," ujarnya.
Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi semua pihak yang turut membantu keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas serta dapat menekan jumlah laka lantas saat pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2013.
"Terima kasih atas hasil penilaiannya. Apresiasi masyarakat melalui hasil survey, tentu membanggakan kami," kata Martinus.
Penghargaan terbaik sendiri dikeluarkan Lembaga Analisa Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik (LANSKAP) yang menggelar survei kinerja aparat kepolisian di Pulau Jawa dalam mengamankan arus mudik dan balik Idulfitri 2013. Kepolisian Daerah Jawa Barat mendapatkan penilaian paling baik sementara Jawa Timur terburuk.
Menggunakan metode purposive random sampling, LANSKAP melakukan survei terhadap 976 responden yang tersebar di 20 titik jalur mudik dan balik. Diantaranya Simpang Jomin, Jatibarang, Cileunyi, Nagrek, Alas Roban, Simpang Bawen, lintas Kebumen-Purworejo-Yogyakarta, Babat, lintas Malang-Blitar-Kediri-Tulungagung, Kraksaan, hingga Merak-Bakauheni.
Materi survei terdiri dari 12 item pertanyaan, meliputi ketersediaan pos polisi, rest area, peralatan pendukung, papan informasi jalur alternatif, papan informasi jalur utama, pola dalam pengaturan dan pengamanan, aksi mengurai kemacetan, aksi penanganan terhadap gangguan, keramahan, kepedulian memberikan pertolongan, keberadaan petugas kepolisian, dan tambahan keamanan dan keselamatan.
Topics: Jabar
About Unknown
Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Politik
Pendidikan
Khazanah
Berita Lensa
Berita Populer
-
Yayasan Pendidikan Tansyitul Muta Alimin BOJONG GEDE - Yayasan pendidikan Tansyitul Muta'Alimin yang beralamat di jalan raya pintu air ...
-
detakbogor.com - Jajaran unit satuan narkoba Polres Bogor, mengamankan 300 botol minuman keras berbagai merek dari tempat karaoke Bazz yang ...
-
CIBINONG - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin Sentu...
-
detakbogor.com - Muspika dan Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan razia ke sejumlah warung remang-remang dan hotel di Desa Limusnunggal dan...
-
BOJONG GEDE - Menjelang masa kampanye Pilkades Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, sejumlah calon perang spanduk dan baliho ...
-
detakbogor.com - Sempat pakum beberapa saat setelah perhelatan Pemilukada Kabupaten Bogor. Pengurus PDIP Kabupaten Bogor saat ini mulai mema...








Tidak ada komentar: