CIJERUK - Bupati Bogor Rachmat Yasin menyatakan tahun depan tidak akan ada lagi bangunan sekolah yang rusak. Ia menyatakan hal tersebut saat melaksanakan rapat minggon atau Rebo keliling (Boling) di SMA Negeri 1 Cijeruk, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Rabu (27/11).
"Identifikasi seluruhnya, tahun 2014 semua bangunan sekolah harus direhab, hal tersebut dilakukan agar bangunan sekolah dapat menunjang pendidikan masyarakat. Pendidikan sangat penting bagi kemajuan masyarakat," ujar Bupati.
Kepada Bupati, Camat Cijeruk Ujang Supendi pun mengungkapkan, saat ini sedang dilaksanakan rehabilitasi bangunan Sekolah Dasar (SD) di Cijeruk ini. "Beberapa SD sedang dilaksanakan pembangunan," ungkap Camat.
Selain sektor pendidikan, Bupati menerima laporan, belum adanya Puskesmas dengan fasilitas rawat inap di wilayah ini. Atas laporan tersebut, Bupati pun memerintahkan UPT Kesehatan Kecamatan Cijeruk untuk mengajukan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor agar menambah fasilitas rawat inap pada Puskesmas disini. "Demi masyarakat ajukan ke Dinas Kesehatan agar puskesmas disini dijadikan puskesmas dengan fasilitas rawat inap," ujarnya.
Bupati mengatakan, pelayanan kesehatan sangat penting bagi masyarakat Cijeruk. "Jangan korbankan rakyat, Cijeruk ini harus memiliki pelayanan kesehatan yang maksimal," katanya.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga, memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat melalui penambahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan direhabiltasi di tahun depan. Ia pun meminta para Ketua RT untuk mendata ulang RTLH di wilayahnya. "Saya minta RT juga membantu untuk mendata ulang, karena tahun depan saya akan tambah jumlah RTLH yang akan direhabilitasi," pintanya.
Dalam Boling kali ini, Bupati pun berkesempatan menyerahkan bantuan sosial pendidikan kepada 90 orang di Kecamatan Cijeruk. Secara simbolis, Bupati menyerahkan bantuan tersebut kepada sembilan orang perwakilan penerima bantuan. Kesembilan orang tersebut yaitu, Nizwar warga Desa Warung Menteng, Saepudin warga Desa Cijeruk, Iwan Sanwani warga Desa Cipelang, Zaenudin warga Desa Cibalung, Ata warga Desa Cipicung, Uus Sumantri warga Desa Palasari, Uyung warga Desa Tanjung Sari, Maya warga Desa Tajur Halang, dan Ia warga Desa Sukaharja.
Tak hanya bantuan sosial pendidikan, Bupati juga menyerahkan Kartu Jampe Sehat kepada, Abdul Hadi seorang Amil, dan Sri Widaningsih seorang Guru Paud. (zk)
About Unknown
Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Politik
Pendidikan
Khazanah
Berita Lensa
Berita Populer
-
Yayasan Pendidikan Tansyitul Muta Alimin BOJONG GEDE - Yayasan pendidikan Tansyitul Muta'Alimin yang beralamat di jalan raya pintu air ...
-
detakbogor.com - Jajaran unit satuan narkoba Polres Bogor, mengamankan 300 botol minuman keras berbagai merek dari tempat karaoke Bazz yang ...
-
CIBINONG - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin Sentu...
-
detakbogor.com - Muspika dan Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan razia ke sejumlah warung remang-remang dan hotel di Desa Limusnunggal dan...
-
BOJONG GEDE - Menjelang masa kampanye Pilkades Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, sejumlah calon perang spanduk dan baliho ...
-
detakbogor.com - Sempat pakum beberapa saat setelah perhelatan Pemilukada Kabupaten Bogor. Pengurus PDIP Kabupaten Bogor saat ini mulai mema...








Tidak ada komentar: