"Walau alakadarnya, tapi ini bentuk perhatian dan rasa belasungkawa saya sebagai sesama warga Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan bisa meringankan beban keluarga almarhum," kata David yang juga Juru Bicara Bupati Bogor di Kantor Kecamatan Babakan Madang, usai menyerahkan santunan kepada enam ahli waris korban, Rabu (17/12).
Seperti diketahui, rombongan penziarah asal Babakan Madang mengalami kecelakaan pada Senin (16/12), pukul 23.00. Peristiwa bermula saat bus pariwisata Premium Passion F 7933 AA terperosok ke sawah saat melewati jalan menurun. Dalam musibah ini, 6 orang tewas dan 12 lainnya cidera.
Para korban juga mendapat santunan dari PT. Jasa Raharja. Korban tewas mendapat bantuan tunai masing-masing Rp 25 juta. Uang santunan diserahkan Direktur Operasional Jasa Raharja, Budi Rahardjo di aula kantor Kecamatan Babakan Madang, Rabu (17/12). "Uang ditransfer ke rekening BRI ahli waris," ujar Budi.
Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ), Soebiantoro meminta para pengusaha oto bus memperhatikan keselamatan para penumpangnya. Selain memperhatikan kelayakan armada, pengusaha juga harus memperhatikan kualitas dan disiplin pengemudi bus. "Kalau bus yang kecelakaan di Tegal itu kondisinya layak jalan." ujarnya. (zk)







Tidak ada komentar: