JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mendapatkan laporan mengenai kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kg yang berlaku sejak Januari 2014. Presiden berpendapat kenaikan itu hanya mempertimbangkan unsur bisnis.
"Presiden melihat bahwa kenaikan harga elpiji sebagai aksi atau keputusan korporasi berdasarkan pertimbangan bisnis semata," ujar Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (4/1).
Menyikapi kenaikan harga itu, SBY telah memberikan arahan kepada Wapres RI Boediono agar segera melakukan langkah rapat koordinasi antarkementerian dan instansi atau BUMN. Presiden meminta hasil rapat koordinasi yang dipimpin Wapres dilaporkan kembali padanya.
"Setelah itu peserta rapat juga diminta menjelaskan kepada publik mengenai hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan," tandas Julian. (jpnn/zk)
About Unknown
Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Politik
Pendidikan
Khazanah
Berita Lensa
Berita Populer
-
Yayasan Pendidikan Tansyitul Muta Alimin BOJONG GEDE - Yayasan pendidikan Tansyitul Muta'Alimin yang beralamat di jalan raya pintu air ...
-
detakbogor.com - Jajaran unit satuan narkoba Polres Bogor, mengamankan 300 botol minuman keras berbagai merek dari tempat karaoke Bazz yang ...
-
CIBINONG - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin Sentu...
-
detakbogor.com - Muspika dan Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan razia ke sejumlah warung remang-remang dan hotel di Desa Limusnunggal dan...
-
BOJONG GEDE - Menjelang masa kampanye Pilkades Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, sejumlah calon perang spanduk dan baliho ...
-
detakbogor.com - Sempat pakum beberapa saat setelah perhelatan Pemilukada Kabupaten Bogor. Pengurus PDIP Kabupaten Bogor saat ini mulai mema...








Tidak ada komentar: