Header ads

» » » Rani Tuntut Keadilan Dari Balik Lapas Paledang

www.detakbogor.com
BOGOR - R. Rani Asri (46) alias Dian, korban  kasus dugaan pengeroyokan kini meminta keadilan dari pihak Polres Bogor. korban yang diketahui warga Perum Citra Indah Blok Q, Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, hingga kini masih mendekam  dilembaga pemasyarakatan (LP)Paledang, Kota Bogor. Korban yang dianiaya sekelompok pemuda tersebut, menderita luka pada bagian tangan, kepala dan kakinya. Korban yang melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke unit pelayanan kepolisian (SPKT), dengan nomor LP/B/1313/XI/2013JBR/RES BGR.

Saat ditemui di Lapas Paledang, Rani menceritakan kejadian yang berawal dari penyerobotan tanah milik keluarganya seluas 8 haktare yang berada di di Blok Cikadu, desa Limusnunggal, Kacamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

“Saya yang dianiaya, kenapa saya yang ditahan pihak kepolisian, tanah milik keluarga saya yang diserobot, dari kecil saya sudah tinggal ditanah tersebut, lantas dimana hukum buat rakyat kecil seperti saya, kenapa pihak perusahaan tidak ada yang dipanggil pihak kepolisian, terkait penganiayaan terhadap saya, yang menyewa orang suruhan, ”kata Rani menceritakan awal kejadian tersebut sambil meneteskan air mata kepada Jurnal Bogor, Rabu (5/3).

Rani ibu tiga orang anak ini, sudah lima bulan mendekam di LP Paledang, Ia pun lantas menceritakan saat proses penangkapan yang dilakukan pihak Polres Bogor. Berdasarkan surat perintah penangkapan nomor SP.Kap/297/XI/2013 Reskrim, korban diminta datang untuk gelar perkara, namun bukanya gelar perkara, korbanpun lantas dimasukan kedalam tahanan Polres Bogor.

“Saya diminta datang, katanya untuk gelar perkara, namun saat di penyidik dan ketemu kanit, saya diminta disodori surat perintah penahanan. Sampai saat ini saya belum jelas status penahanan saya atas dasar apa, padahal saya sendiri disini pelapor dan  sekaligus korban penganiayaan,”ujarnya.

Sambil menahan air mata, Rani meminta kepada Polres Bogor untuk mengambil langkah bijaksana dalam melihat kasus tersebut. “Saya berharap dengan pimpinan Polres Bogor yang saat ini menjabat, agar lebih melihat hukum jangan berpihak kepada pengusaha, saya yang rakyat kecil menjadi korban kekuasaan pengusaha,karena mencoba mengambil alih lahan milik keluarga saya, saya membela hak saya, dari dalam lapas ini saya menuntut keadilan agar lebih ditegakan,”pintanya. (Tom/Her)

About Unknown

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply