GUNUNG PUTRI – Forum Pemuda Peduli Lingkungan (FP2L), menuntut Pemkab Bogor segera memeperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah di dua desa yaitu Desa Tlajung Udik dan Desa Cicadas Kecamatan Gunungputri, Senin 14 (4).
Pemkab Bogor dinilai tak peduli dengan kondisi jalan di wilayah Gunung putri yang rusaknya sudah semakin parah dan sulit dilalui kendaraan. Infrastruktur Jalan Mercedes Benz yang melintasi dua desa, Tlajung Udik dan Cicadas rusak parah dan hingga saat ini tak kunjung diperbaiki dan terkesan luput dari perhatian Pemkab Bogor.
“Jalan ini semakin rusak parah, aspalnya sudah tidak terlihat menjadi lumpur dan banyak kubangan. Lubang air yang sangat membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan,” ungkap salah satu pemuda FP2L yang juga Ketua Karang Taruna Lingkar Hijau, Rizki.
Selain kepada Pemkab Bogor, tuntutan para pemuda FP2L juga ditujukan kepada dua kepala desa setempat agar dapat menyampaikan dan memperjuangkan keluhan masyarakatnya kepada Pemkab Bogor dalam hal ini Bupati Rachmat Yasin (RY) untuk segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.
“Sebagai Kepala Desa juga seharusnya lebih peduli dan jangaan bungkam melihat kondisi ini. Karena, Pemimpin yang baik adalah Pelayan bagi Masyarakatnya bukan untuk Kepentingan Kelompok,” tandasnya.
Ditegaskan Rizki, jika pemerintah mulai dari Bupati hingga Kepala desa tetap tidak memperhatikan dan melakukan langkaah perbaikan terhadap kondisi jalan, pihaknya berjanji akan mengadakan aksi besar besaran.
“Kami atas nama Pemuda Desa Tlajung Udik dan Pemuda Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor tidak akan diam bilamana Bapak Bupati Bogor tidak menyikapi masalah ini. Kami akan membuat aksi lebih besar lagi dan akan memblokade total akses jalan, terutama jalan Mercedes Benz,” pungkasnya. (her/tom)
Pemkab Bogor dinilai tak peduli dengan kondisi jalan di wilayah Gunung putri yang rusaknya sudah semakin parah dan sulit dilalui kendaraan. Infrastruktur Jalan Mercedes Benz yang melintasi dua desa, Tlajung Udik dan Cicadas rusak parah dan hingga saat ini tak kunjung diperbaiki dan terkesan luput dari perhatian Pemkab Bogor.
“Jalan ini semakin rusak parah, aspalnya sudah tidak terlihat menjadi lumpur dan banyak kubangan. Lubang air yang sangat membahayakan bagi keselamatan pengguna jalan,” ungkap salah satu pemuda FP2L yang juga Ketua Karang Taruna Lingkar Hijau, Rizki.
Selain kepada Pemkab Bogor, tuntutan para pemuda FP2L juga ditujukan kepada dua kepala desa setempat agar dapat menyampaikan dan memperjuangkan keluhan masyarakatnya kepada Pemkab Bogor dalam hal ini Bupati Rachmat Yasin (RY) untuk segera memperbaiki kondisi jalan tersebut.
“Sebagai Kepala Desa juga seharusnya lebih peduli dan jangaan bungkam melihat kondisi ini. Karena, Pemimpin yang baik adalah Pelayan bagi Masyarakatnya bukan untuk Kepentingan Kelompok,” tandasnya.
Ditegaskan Rizki, jika pemerintah mulai dari Bupati hingga Kepala desa tetap tidak memperhatikan dan melakukan langkaah perbaikan terhadap kondisi jalan, pihaknya berjanji akan mengadakan aksi besar besaran.
“Kami atas nama Pemuda Desa Tlajung Udik dan Pemuda Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor tidak akan diam bilamana Bapak Bupati Bogor tidak menyikapi masalah ini. Kami akan membuat aksi lebih besar lagi dan akan memblokade total akses jalan, terutama jalan Mercedes Benz,” pungkasnya. (her/tom)








Tidak ada komentar: